sang tandak

tiba-tiba teringat ketika akhir tahun 2004
ada acara di jember
lalu nonton lengger
ini pengalaman baru
karena aku belum pernah nonton sebelumnya

para penabuh musiknya laki-laki
dan siang itu panas sekali
lapangan berdebu
bukan hari yang nyaman
musik telah dimainkan bertalu-talu
gaduh sekali
lalu muncullah sang bintang….

seorang perempuan
bersarung batik madura
berkebaya dan berkalung selendang
bibirnya merah
dan pusarnya yang diwarnai merah dipamerkan dengan bangga
ia tersenyum wajahnya memancarkan bahagia

penonton bertepuk tangan
bukan, bukan
jangan bayangkan ia seorang perempuan muda cantik menggoda
umurnya kira-kira 50-an tahun
seorang perempuan yang sehari-harinya mungkin bergelut dengan
pekerjaan domestik
atau bekerja sebagai buruh tani

dan di lapangan itu ia menemukan eksistensinya
eksistensi seorang bintang….

Leave a Reply