saat menjadi tua

ada banyak hal yang kupikirkan
tentang bagaimana aku akan menjalani hari tua
tidak terlalu menyenangkan

aku selalu ingin mati muda
tapi nyatanya itu tak lagi mungkin
karena sekarangpun aku sudah tidak lagi muda

jadi,
aku mencoba mereka-reka
kira-kira bagaimana tua yang menyenangkan

hari-hari ini
aku menghabiskan waktuku dengan bertemu banyak orang
ngobrol dengan mereka
dan kurasa aku menikatinya

jadi,
aku berpikir
aku akan membuka warung kopi saat aku sudah tua
membuka warungku pagi-pagi
menyalakan api dan menyiapkan cangkir-cangkir berhias gambar bunga

seharian aku takkan kesepian
karena akan datang banyak orang
minum kopi dan ngobrol tentang berbagai hal

di warungku obrolan mereka berputar-putar

bersama asap rokok, asap harum kopi, dan asap kayu dari tungku

mungkin mamak juga akan mampir ke warungku
suatu hari nanti

4 Responses to “saat menjadi tua”

  1. Mimie Says:

    Aduh Nisa, gila banget dah punya gambaran dihari tua, salut banget deh sama U. Ngomong2 soal mati muda mauku juga begitu, agar pertama, q gak banyak2 dosa, kedua biar suamiku bisa dapatkan istri yang yg lebih baik n sholehah dariku n yg ketiga agar anak2ku punya kesempatan diasuh oleh ibu yg lebih kompeten dariku, itu saja!

  2. mhiens Says:

    yakin mengharap mamak datang ke warung kopimu???
    aku cuma bayangno mamak akan memperlakukan kopimu sama dengan ia memperlakukan buku2mu. hehe

  3. asin Says:

    mini…
    tega kamu buyarkan impian

  4. Eri Says:

    lek laris koyo mak pik (alm)

Leave a Reply