indonasuwa
Monday, April 30th, 2007suatu hari di tahun 2005
saya sedang ngobrol bersama ibu-ibu di komunitas pengungsi dari sampit
mereka tinggal di rumah-rumah sempit di pinggir kali
yang dibangun oleh pemerintah
karena bahasa madura saya buruk dan seringkali tidak dimengerti orang lain
saya bertanya kalau ngobrolnya pakai bahasa jawa ngerti nggak
ya, ngerti, tapi bahasa jawa kasar saja
kalau pakai bahasa indonesia?
jangan,banyak yang gak ngerti
lalu seorang ibu bercerita
suatu hari tetangganya diundang rapat di sekolah
ia mengusulkan agar rapatnya tidak dalam bahasa indonasuwa
tak ngerteh pak
indonesia? indonasuwa?
yang belum saya tahu adakah hubungannya dengan kehidupan
berbangsa kita
apakah mereka yang tidak tahu dengan jelas bahwa negara kita adalah indonesia
dan bukan indonasuwa juga paham bahwa mereka adalah warga indonesia juga
makan dari tanahnya
minum airnya
ikut menanggung hutangnya
ikut menanggung aibnya
dan ikut sengsara bersama jutaan yang lainnya
saya juga bilang “tak ngerteh”